Bagi keluarga muda atau profesional yang bekerja di area Surakarta dan sekitarnya, dilema terbesar yang selalu muncul setiap tahun adalah memilih antara tetap mengontrak rumah atau mulai nekat mengambil cicilan properti sendiri. Banyak yang bertahan mengontrak karena merasa belum siap dengan uang muka (DP) atau bayangan cicilan bulanan yang dianggap memberatkan finansial keluarga.
Padahal, jika dihitung secara matematis jangka panjang, terus-menerus membayar kontrak rumah justru menjadi salah satu faktor utama yang menghambat milenial untuk memiliki aset tetap. Uang yang Anda keluarkan setiap tahun menguap begitu saja kepada pemilik rumah tanpa pernah menjadi hak milik Anda sedikit pun.
Hitungan Riil: Biaya Kontrak vs Cicilan KPR
Mari kita asumsikan biaya sewa rumah dengan kondisi layak huni dan lokasi yang cukup strategis di sekitar Solo saat ini berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per tahun. Dalam waktu 5 tahun, uang yang Anda keluarkan murni untuk menyewa properti milik orang lain sudah mencapai Rp 100 juta hingga Rp 125 juta. Angka tersebut sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk dijadikan modal awal atau DP kepemilikan rumah.
Sebaliknya, dengan memutuskan untuk mengambil program cicilan rumah 500 jutaan Solo Baru di Parimas Land, setiap rupiah yang Anda setorkan setiap bulannya secara otomatis memotong utang pokok. Langkah ini secara bertahap mengubah status bangunan tersebut menjadi aset mutlak milik Anda dan keluarga, bukan investasi milik orang lain.
Simulasi Kasar Cicilan di Parimas Land Solo Baru
Untuk memberikan gambaran yang lebih transparan dan rasional bagi perencanaan keuangan Anda, berikut adalah perkiraan simulasi cicilan KPR untuk unit rumah modern di Parimas Land dengan harga mulai dari Rp 500 jutaan.
- Asumsi Harga Unit: Rp 550.000.000
- Estimasi DP (Uang Muka): Mulai dari 5% - 10% (Tersedia program promo DP ringan dari developer)
- Tenor 15 Tahun: Estimasi cicilan berkisar di angka Rp 3,8 jutaan per bulan (Sesuai dengan suku bunga bank rekanan yang berlaku).
- Tenor 20 Tahun: Estimasi cicilan berkisar di angka Rp 3,2 jutaan per bulan.
Nilai cicilan Rp 3 jutaan per bulan ini setara dengan alokasi pengeluaran gaya hidup harian atau biaya nongkrong bulanan profesional muda. Bedanya, kali ini dana tersebut dialokasikan secara cerdas untuk mengamankan sebuah hunian eksklusif bersistem *one-gate* di koridor emas Solo Baru.
Keuntungan Ekstra: Nilai Aset yang Terus Naik (Capital Gain)
Hal terpenting yang membedakan sistem kontrak dengan mencicil KPR di kawasan sub-urban premium adalah *capital gain* atau kenaikan harga tanah dari tahun ke tahun. Nilai kontrak rumah cenderung naik setiap beberapa tahun sekali, yang berarti Anda dipaksa membayar lebih mahal hanya untuk hak sewa sementara.
Sebaliknya, jika Anda mengunci harga unit rumah di Parimas Land hari ini di angka Rp 500 jutaan, nilainya diproyeksikan melonjak tajam dalam 5 tahun ke depan seiring dengan semakin padatnya infrastruktur komersial, pusat belanja, dan perkantoran di sekitar Solo Baru. Anda mencicil angka yang tetap, namun nilai aset properti Anda terus bergerak naik.
Kesimpulan: Berhentilah Menyewa Masa Depan Orang Lain
Mengambil keputusan untuk membeli rumah pertama memang membutuhkan keberanian finansial yang matang. Namun, bertahan dalam siklus kontrak tahunan tanpa kepemilikan aset justru merupakan risiko finansial yang jauh lebih besar untuk masa tua nanti. Berhentilah menginvestasikan uang Anda pada properti orang lain dan mulailah membangun aset nyata untuk keluarga Anda sendiri.
Dapatkan Simulasi KPR Resmi & Brosur Parimas Land
Tim marketing Parimas Land Solo Baru siap membantu menghitungkan simulasi cicilan yang paling pas dengan pendapatan bulanan Anda, serta mendampingi seluruh proses berkas KPR ke bank rekanan hingga disetujui. Hubungi kami sekarang untuk klaim promo minggu ini.
Hubungi via WhatsApp